Pada jaman modern saat ini menjaga kesehatan sering di abaikan. Kemungkinan karena kesibukan dan juga banyaknya aktifitas yang menyita waktu. Sehingga perubahan-perubahan atau keluhan-keluhan kecil yang menjadi tanda dari tubuh seringkali tidak dianggap.
Siapa yang menyangka jika sebuah benjolan kecil pada bagian leher adalah tanda penting dari tubuh bahwa tubuh sedang dalam kondisi yang tidak baik. Pengabaian ini baru akan disadari jika keluhan semakin mengganggu aktifitas si penderita. Rupanya bahkan hanya benjolan di leher yang tidak terlalu mengganggu bagi sebagian orang rupanya bisa jadi tanda-tanda adanya penyakit yang berbahaya di dlam tubuh anda.
Penyakit-penyakit yang harus diwaspadai
Meski pun penyakit-penyakit yang akan di jelaskan ini gejalannya tidak cuma benjolan pada leher. Namun jika anda mengalami benjolan pada leher, berikut adalah penyakit-penyakit yang harus di waspadai.
- Tuberculosis (TBC)
Penyakit yang menakutkan ini adalah hasil dari infeksi bakteri Mycobacterium tubercolusis yang menyerang dan merusak sel-sel jaringan pada tubuh. Yang sering kali kita ketahui adalah penyakit ini menyerang paru-paru pasien. Namun faktanya bukan hanya paru-paru namun juga tulang, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, jantung dan juga organ vital dalam tubuh lainnya.
Biasanya pasien akan mengalami demam yang berkepanjangan, batuk-batuk yang lama, kemudia nafsu makan menurun dan disertai juga dengan tiba-tiba muncul lah benjolan di beberapa bagian tubuh seperti leher, ketiak dan juga paha. Benjolan yang tampak itu bisa berkelompok atau terpencar dan juga dapat pecah dan mengeluarkan cairan seperti nanah. Sebaiknya jangan tunggu hingga kondisi pasien seperti demikian. Langsung hubungi dokter jika salah satu atau pun semua gejala gejala di atas di alami oleh pasien.
- Gangguan kelenjar getah bening
Sebenarnya ada lebih dari enam ratus kelenjar getah bening yang tersebar di dalam tubuh kita namun cuma beberapa yang bisa di rasakan dan di raba dengan tangan telanjang tanpa harus menggunakan alat-alat medis. Beberapa di antaranya adalah kelenjar getah bening yang terdapat di leher, ketiak, pangkal paha dan di bawah rahang.
Gangguan kelenjar getah bening sendiri disebabkan oleh beberapa hal yaitu infeksi pada kulit kepala, sinus, amandel, gusi, gigi atau jika kelenjar ludah. Kondisi tersebut terjadi bisa jadi disebabkan oleh virus dan bakteri. Namun yang paling di khawatirkan adalah jika gangguan ini disebabkan oleh karena adanya sel kanker yang sedang berkembang.
- Cedera otot leher
Cedera otot atau yang lebih dikenal dengan otot ketarik atau kram ini merupakan kondisi yang sering di anggap sepele. Namun rupanya kram pada otot-otot dan juga tendon ini sebabkan oleh aktifitas berlebihan atau tekanan besar yang di alami oleh otot tersebut. Cedera otot pada leher sendiri sering disebut dengan tortikolis oleh dunia medis yang bisa menumbulkan benjolan pada otot-otot leher tersebut.
Kondisi ini terjadi karena adanya pergeserean tulang belakang daerah leher. Penyebabnya ada beragam, namun yang paling di takutkan adalah hal ini terjadi sebagai tanda bahwa terdapat tumor yang sedang berkembang di daerah tulang belakang. Untuk cedera otot leher tanpa indikasi penyakit lebih parah sebenarnya bisa diatasi dengan mudah yaitu dengan menggunakan penyangga leher.
- Struma
Selain ketiga penyakit di atas, benjolan di leher pun bisa disebabkan karena adanya pembesaran kelenjar gondok atau kelenjar tiroid. Dalam istilah medis penyakit ini disebut struma. Kondisi seperti ini disebabkan oleh auto imun, infeksi THT, tinggi dan rendahnya hormon yang dilepas oleh kelenjar.
Biasanya pembesaran yang disebabkan ketidakseimbangan hormon dapat mengecil dengan sendirinya, saat hormon itu jumlahnya kembali normal. Namun yang sangat ditakutkan adalah struma juga dapat disebabkan oleh adanya sel-sel yang pertumbuhannya abnormal. Bila setelah di lakukan tindakan lebih lanjut dan ternyata sel itu adalah tumor ganas biasanya benjolan malah cepat membesar maka harus segera diangkat.
- Alergi
Ada berbagai macam reaksi seseorang terhadap alergi yang di alaminya. Salah satunya adalah Seseorang yang alergi makanan tertentu dapat mengalami benjolan di lehernya. Benjolan tersebut akan terasa sakit bila disentuh, gatal, panas dan berwarna kemerahan.
Penggunaan obat anti alergi pun dapat di gunakan untuk mengecilkan gejala benjola atau pun sakit yang di alami si penderita. Namun untuk jangka waktu lama atau tidaknya benjolan ini tetap muncul di leher tergantung dengan tingkat imunitas orang tersebut.
Rupanya ada beragam penyakit yang di tandai oleh benjolan di leher. Jadi jangan lagi remehkan kondisi ini ya. Periksakan diri ke ahlinya jika gejala semakin parah dan mengganggu.